|
Title: Pakar HAM PBB Dideportasi dari Zimbabwe View count: 21 Rating: 0 (0 ratings) Description: Rabu, 28 Oktober malam lalu, Manfred Nowak terlihat sedang didekati empat petugas keamanan di bandara Harare Zimbabwe setelah ia menyelesaikan urusan keimigrasian. Nowak merupakan pakar HAM PBB (UNHCR), yang secara khusus menangani kasus kekerasan dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Ia menyatakan kepada wartawan bahwa kedatangannya ke Zimbabwe atas undangan Perdana Menteri Morgan Tsvangirai. [Manfred Nowak, pakar HAM PBB]: Saya digiring pihak imigrasi dan mereka mengatakan ada perintah untuk menahan saya di bandara, karena saya tidak mempunyai ijin dari Departemen Luar Negeri untuk bertemu Perdana Menteri. Kemudian saya menunjukkan undangan tertulis dari Perdana Menteri prihal pertemuan hari ini pada pukul 10 pagi. Saya juga telah memberikan nomor telepon petugas protokol urusan Luar Negeri, namun petugas hanya berkata bahwa kami harus keluar dari sini. Herald, koran pemerintah setempat menuduh Nowak mencoba memasuki negara itu tanpa ijin. Harian tersebut memberitakan bahwa Nowak sebelumnya telah diberitahu pemerintah untuk tidak datang kesana, karena negara itu sedang menjadi tuan rumah pertemuan bagi para menteri luar negeri dari Badan Regional Pembangunan Komunitas Afrika Selatan (SADC) yang akan membahas isu politik, pertahanan dan keamanan. Delegasi SADC akan mengkaji ulang tentang pembagian kekuasaan. [Manfred Nowak, Pakar HAM PBB]: Tidak ada cara yang bisa kami tempuh untuk mengubah keadaan, namun saya berharap bahwa pemerintah Zimbabwe akan berubah pikiran dan mengijinkan kami datang pada malam itu, ternyata hal tersebut tidak terwujud. Akhirnya kami pun dipulangkan paksa dengan pesawat yang sama yang membawa kami kemari, yakni South African Airways. Kami berangkat pagi tadi dan sekarang berada di bandara Johannesburg. Mugabe, yang telah memimpin Zimbabwe sejak kemerdekaannya 1980, membentuk suatu sistem pemerintahan berbagi kekuasaan dengan Tsvangirai dengan maksud untuk mengakhiri perseteruan yang melanda negara miskin tersebut. Namun, Tsvangirai mengatakan bahwa dua minggu yang lalu ia telah memboikot semua penataan sistem pembagian kekuasaan tersebut hingga poin-poinnya jelas. Undangan terhadap Nowak menandakan bahwa untuk pertama kalinya Zimbabwe membuka diri kepada seorang pakar UNHCR. [Manfred Nowak, pakar HAM PBB]: Jika pemerintah tidak mengijinkan saya masuk, hal itu merupakan urusan mereka, namun saya belum pernah diperlakukan seperti ini oleh pemerintah manapun, ini berarti misi ini gagal dan saya merasa prihatin bahwa masih banyak terjadinya penyiksaan, kekerasan serta perlakuan yang tidak manusiawi terhadap para tahanan di negeri tersebut. Nowak mengingatkan akan kekhawatirannya terhadap penyiksaan di Zimbabwe yang masih terjadi, dan akan merekomendasikan UNHCR untuk mengambil tindakan tegas terhadap negara tersebut. NTD News melaporkan. Tags: pakar, ham, pbb, manfred, nowak, unhcr, zimbabwe, south, africa, johannesburg, mugabe, tsvangirai, Author: NTDIndonesian |