|
Title: Gizi Buruk Palu 2 View count: 1110 Rating: 5.0 (1 ratings) Description: Berat Bayi 11 Bulan itu Cuma 2,5 Kilogram Palu - Kasus gizi buruk di Palu, Sulawesi Tengah kian memprihatinkan. Sepanjang Januari hingga Juni 2009 sudah 26 bayi dan anak penderita gizi buruk dirawat di rumah sakit . Dua orang di antaranya meninggal dunia. Saat ini, salah seorang bayi penderita gizi buruk bernama Irfan dengan kondisi mengenaskan masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Anutapura Palu. Tubuh bayi berusia 11 bulan asal Lumbudolo, Donggala, Sulawesi Tengah ini tinggal tulang berbungkus kulit. Badanya berkeriput dan terlihat memar. Selang infus masih melekat di tangannya. Berat awalnya hanya 2,5 kilogram, jauh berbeda dengan berat tubuh anak seusianya. Anak pasangan keluarga miskin ini hanya bisa tergolek lemah di bangsal perawatannya. Menurut Rosnah, ibu bayi Irfan ia heran melihat perkembangan sang buah hati tak seperti anak pertamanya, Aris yang tumbuh sehat. Karena keterbatasan biaya bayi Irfan tak dibawa ke puskesmas tapi dirawat di rumah. Dia waktu sembilan bulan panas-panas dan kejang-kejang. Sejak saat itu kalo dikasih makan muntah-muntah terus. Ada yang sarankan supaya dibawa ke rumah sakit, karena saya takut tidak ada biaya. Akhirnya Irfan dirawat di rumah saja, aku Rosnah. Irfan baru dibawa ke rumah sakit, setelah kepala desa setempat meyakinkan Rosnah bahwa dia tidak akan dipungut biaya. Saya takut, karena pernah saya melahirkan di rumah sakit, meski sudah ada keterangan saya miskin, tetap bayar tigaratus tujuh puluh lima ribu rupiah, aku Rosnah. Namun, kali ini Rosnah benar-benar gratis. Semua biaya perawatan dan pengobatan dibayarkan oleh pihak rumah sakit. Menurut Kepala Rumah Sakit Umum Daerah Anutapura Palu, dr Reni lamajido SpA, kasus gizi buruk terjadi karena asupan gizi ibu dan anak kurang saat masa kehamilan sampai sang bayi dilahirkan. Termasuk juga kurangnya kesadaran ibu hamil untuk memeriksakan kandungannya pada tenaga medis terlatih. Tentu saja, kondisi keluarga yang serba kekurangan adalah pencetus awalnya. *** Tags: lumbudolo, donggala, sulawesi tengah, jafar g bua, trans tv, Author: jgbua |