|
Title: Gadis 14 tahun Disekap di Beijing View count: 182 Rating: 5.0 (5 ratings) Description: Keluarga seorang gadis China 14 tahun khawatir setelah ia dibawa oleh pihak berwenang bulan lalu. Cao Ruixia dan keluarganya berada di Beijing, untuk meminta kompensasi setelah kematian ibu Cao sebagai akibat dari perbuatan malpraktek. Sekarang, Cao Ruixia disekap dan keluarganya tidak bisa melihatnya. Berikut ini adalah ceritanya. Cao Ruixia adalah seorang gadis berumur 14 tahun, dan sekarang ia ditahan, terpisah dari keluarganya, di sebuah pusat tahanan China. Ibunya meninggal dunia pada tahun 1997, sebagai akibat dari perbuatan malpraktek. Keluarganya mengajukan gugatan dan memenangkan perkara, tetapi tidak pernah menerima uang. Maka ayahnya, Cao Fulin, mulai meminta ke Beijing, memohon pihak berwenang untuk membantu mengurusnya. Tetapi semua ini yang telah menyebabkan ia dihukum dua tahun penjara sebagai apa yang disebut "menghambat urusan pemerintah." Setelah ayahnya dihukum, tiga anak-anaknya itu menjual es lilin dan memungut sampah untuk hidup. Pada tanggal 25 Juni, ketika Cao Ruxia menjual es lilin di Beijing, ia dijemput oleh Guan Cheng, sebuah dinas administrasi kota dikenal dengan taktik brutalnya. Kini ia sedang ditahankan di pusat penahanan remaja No 2 Beijing , dan tidak diizinkan untuk melihat keluarganya. [Cao Jinlong, Saudara dari Cao Ruixia]: "Saya dan kakak saya pergi ke Lapangan Tiananmen Kota Terlarang untuk menjual es lilin. Di Kota Terlarang, Cheng Guan membawa kakak saya pergi. Saya melihat Cheng Guan dan saya berlari. Saya melihat saudara perempuan saya di belakang diangkut. Saya berlari. " Keluarga Cao Ruxia mencoba untuk membebaskannya pada 28 Juni, namun diurungkan. Ayahnya khawatir tentang kemungkinan kekerasan yang dapat terjadi di balik pintu penjara. [Cao Fulin, Ayah dari Cao Ruixia]: "Mengapa Anda menyekap anak kecil di sana dan bahkan tidak mengijinkan kami untuk mengunjungi? Kami khawatir putri saya akan menjadi gila dari siksaan ini. Mengapa tidak membiarkan saya melihat dia? " Ayah Cao Fulin bahkan lebih khawatir lagi. Anak perempuan tertuanya telah hilang sejak Desember 2006 , diambil ketika dia pergi ke Beijing untuk mengajukan permohonan. NTD News melaporkan. Tags: beijing, cao, ruixia, gadis, 14, tahun, komunis, china, disekap, malpraktek, es, lilin, lapangan, tiananmen, Author: NTDIndonesian |