|
Title: Etnis Uighur Menghilang Setelah Penangkapan Massal di Xinjiang View count: 34 Rating: 0 (0 ratings) Description: Bulan Juli tahun ini, kerusuhan etnis di Xinjiang antara Etnis Uighur dan China Han adalah yang terburuk di China dalam beberapa dekade. Human Rights Watch mengatakan, bukannya benar-benar menyelidiki insiden tersebut, namun rezim China telah melakukan penangkapan ilegal dalam skala besar terhadap kaum laki-laki Uighur baik tua ataupun masih muda. Menurut saksi, kelompok Hak Asasi Manusia ini mengatakan, pasukan keamanan China menutup daerah sekitar untuk mencari laki-laki muda Uighur. Mereka didorong ke tanah dan diinterogasi, beberapa ada yang dipukuli. Human Rights Watch mengatakan setidaknya 43 laki-laki, termasuk 2 anak laki-laki, sisanya tidak diketahui. Anggota keluarga mengatakan pihak berwenang setempat telah menyangkal tentang penangkapan tersebut. Brad Adams, Direktur Human Rights Watch Asia, mengkritik perlakuan rezim komunis terhadap penangkapan laki-laki Uighur. Dia mengatakan dalam laporannya bahwa, (kutipan) "melenyapkan orang bukanlah perilaku negara dalam kepemimpinan dunia." Adams mengatakan rezim harus memeriksa perannya dalam kerusuhan etnis. [Brad Adams, Direktur Human Rights Watch Asia]: "Di Urumqi, telah terjadi migrasi besar-besaran dari etnis China Han. Ini telah menjadi program pemerintah untuk memindahkan etnis China Han ke Xinjiang dan daerah-daerah minoritas lainnya di negara ini. Sehingga terjadi pemisahan yang sangat serius di masyarakat Urumqi. Uighur sekarang menjadi penduduk minoritas di Urumqi, dan akan butuh waktu yang sangat lama untuk menyembuhkan luka-luka tersebut, bila memungkinkan. Pemerintah China harus introspeksi dan bertanya pada diri sendiri mengapa hal ini terjadi? Apakah perbuatan kita yang menyebabkan semua ini?" Human Rights Watch menyerukan pada rezim komunis untuk membebaskan orang-orang Uighur yang belum didakwa atas kejahatan. Juga menyerukan, setiap orang yang ditahan harus didata. NTD News melaporkan. Tags: etnis, xinjiang, uighur, komunis, china, human, rights, watch, hak, asasi, manusia, islam, demokrasi, penangkapan, ilegal, insiden, Author: NTDIndonesian |